akulah senja
yang memagut malam dengan penuh rahasia
hingga tak seorang bisa bertanya
ada apa antara aku dan dia
akulah pagi
yang mendekap dini hari dengan sunyi
hingga tak seorang bisa iri
tentang apa yang aku alami
akulah terang
yang memeluk matahari dengan bertalaran
hingga tak seorang dapat menyerang
tentang apa yang aku lakukan
Senin, 22 November 2010
Selasa, 09 November 2010
Titik Balik
Kucoba tuk tak mengingatmu
Biar rinduku menjelma di rinai hujan,
menjadi air yang mengalir mencari wadahnya
Biar rinduku menjelma di jalanan,
menjadi laju yang kencang.
Aku tak tahu lagi
Bagaimana melukis rasa dan membaca warna.
dan menyimpan segalanya.
Biar semua berlalu bagaikan mimpi
yang selalu datang pergi
menyapa
sejenak
dan pergi lagi bila pagi tiba
Biar rinduku menjelma di rinai hujan,
menjadi air yang mengalir mencari wadahnya
Biar rinduku menjelma di jalanan,
menjadi laju yang kencang.
Aku tak tahu lagi
Bagaimana melukis rasa dan membaca warna.
dan menyimpan segalanya.
Biar semua berlalu bagaikan mimpi
yang selalu datang pergi
menyapa
sejenak
dan pergi lagi bila pagi tiba
Jumat, 05 November 2010
aku ingin
aku ingin serupa pelangi
yang menari bersama mentari
mengajak hujan berhenti bernyanyi
mengusir mendung di tepi hari
aku ingin serupa cahaya
yang menelusup di kegelapan
memberikan seberkas terang
dan menghalau secercah bimbang
aku ingin serupa malam
yang datang dengan diam
menjadi tempat peristirahatan
dari lelah jalan kehidupan
yang menari bersama mentari
mengajak hujan berhenti bernyanyi
mengusir mendung di tepi hari
aku ingin serupa cahaya
yang menelusup di kegelapan
memberikan seberkas terang
dan menghalau secercah bimbang
aku ingin serupa malam
yang datang dengan diam
menjadi tempat peristirahatan
dari lelah jalan kehidupan
Langganan:
Postingan (Atom)